Kelam

Apalah arti menang atau kalah,
Apalah arti sengit,
Apalah arti sibuk,
Bila waktu sudah tak ada,
Semua itu tak berarti.

Waktu berlalu seperti angin,
Masa kecil yang kunikmati,
Masa remaja penuh tantangan,
Masa-masa indah dan,
Tentu tak lepas dari ketaksempurnaan,

Tapi apalah arti itu semua,
Bila mereka telah pergi,
Waktuku telah lewat,
Tanpa ku bisa memberi yang berarti,
Walau hal simpel dan basic seperti,
Waktu dan cinta,
Menikmati kebersamaan dengan kasih sayang.

Ampuni aku, Dad,
Ampuni aku, Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s